Determinan Permodalan PT BPR Bank Jogja: Peran Tata Kelola

Authors

  • zuhriyanto STEBI Al Muhsin Author
  • Naila Karimatin Nafisah Universitas Nurul Jadid Paiton Probolinggo Author

Keywords:

capital adequacy, corporate governance, liquidity risk, profitability, rural bank, kecukupan modal, tata kelola perusahaan, risiko likuiditas, rentabilitas, bank perkreditan rakyat

Abstract

Kecukupan modal menentukan kapasitas bank perekonomian rakyat dalam menyerap kerugian, menjaga kepercayaan, dan mempertahankan fungsi intermediasi. Penelitian ini menganalisis pengaruh risiko likuiditas, rentabilitas, dan tata kelola perusahaan terhadap tingkat kesehatan permodalan PT BPR Bank Jogja dalam kerangka penilaian berbasis risiko. Data sekunder berasal dari laporan keuangan tahunan yang dipublikasikan melalui Otoritas Jasa Keuangan; ringkasan deskriptif difokuskan pada 2019–2023. Variabel dependen adalah Capital Adequacy Ratio (CAR), sedangkan variabel independen mencakup cash ratio, Return on Assets (ROA), dan nilai komposit self-assessment tata kelola. Analisis menggunakan statistik deskriptif, uji asumsi klasik, regresi linear berganda, uji parsial, uji simultan, dan koefisien determinasi. Hasil menunjukkan bahwa skor komposit tata kelola memiliki koefisien positif dan signifikan terhadap CAR (b = 0,509091; p = 0,0106), sedangkan risiko likuiditas (b = -0,023875; p = 0,9338) dan rentabilitas (b = -0,169770; p = 0,8414) tidak signifikan secara parsial. Secara simultan, ketiga variabel dinyatakan signifikan dalam narasi sumber (p = 0,001599). Koefisien determinasi R² sebesar 0,790451 menunjukkan ukuran efek model yang besar: sekitar 79,05% variasi CAR dijelaskan oleh model, meskipun hasil perlu ditafsirkan hati-hati karena ukuran sampel sangat kecil. Temuan menegaskan pentingnya konsistensi tata kelola dan pengawasan permodalan pada BPR.

Downloads

Published

2026-09-02

Issue

Section

Articles